Postingan

Mitos dan Pengalaman Estetis dari lagu Dream Theater "The spirit carries on"

Gambar
 Lagu Dream Theater "The spirit carries on" Cover Metropolis Pt. 2: Scenes from a Memory Dream Theater merupakan salah satu grup band progressive metal yang paling terkemuka di dunia. Terbentuk pertama kali pada tahun 1985 dengan nama Majesty, band ini didirikan oleh John Petrucci (gitaris), John Myung (bassist) dan Mike Portnoy (drummer) pada saat mereka belajar di “Berklee Collage of Music” di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Setelah belajar disitu, mereka pada akhirnya keluar dan lebih berkonsentrasi lebih pada band yang akhirnya menjadi nama Dream Theater. Meskipun telah beberapa kali berganti komposisi line up di grup band tersebut, akan tetapi keempat anggota utamanya masih berada didalam grup band tersebut dan ketiga anggotanya yaitu, John Petrucci, John Myung, James LaBrie dan Jordan Rudess sampai saat ini. Pada akhirnya mereka mengadakan audisi drummer untuk menggantikan Mike Portnoy. Setelah melakukan audisi yang memakan waktu sangat lama, akhirnya terpilih l

Tugas: Review 20 Jurnal Semiotika Ferdinand de Saussure

Nama Anggota : Rendy Aryanto_202146500865 Rachmadan Bayu Trisakti_202146500840 Jurnal 1 Judul: Analisis Film Ku Kira Kau Rumah ABSTRAK Penelitian ini mengkaji makna film tentang pesan moral dalam film “Kukira Kau Rumah”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika milik Ferdinand De Saussure. Hasil temuan melalui dokumentasi dan observasi film ini yang dibagi dalam scene-scene atau adegan-adegan ditemukan beberapa pesan moral tentang kehidupan. Salah satunya, janganlah kita terlalu mengatur hidup orang lain. Karena setiap orang memiliki mimpi dan tujuannya sendiri, dan dibutuhkan kerja keras dan ketekunan untuk menggapai yang diinginkannya. Pesan moral jangan terlalu mengatur hidup orang lain, berikanlah kebebasan kepada orang lain untuk memilih jalan hidupnya. Pesan moral tersebut sangat memiliki dampak yang besar dalam film ini, karena hal tersebut bisa berdampak pada mental seseorang tanpa disadari. TUJUAN Dalam sebuah fil

TUGAS KAJIAN SENI RUPA

Gambar
 Nama anggota: Rachmadan Bayu Trisakti _ 202146500840 - Rendy Aryanto _ 202146500865 ABSTRAK Penelitian ini mengkaji makna film tentang pesan moral dalam film “Kukira Kau Rumah”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika milik Ferdinand De Saussure. Hasil temuan melalui dokumentasi dan observasi film ini yang dibagi dalam scene-scene atau adegan-adegan ditemukan beberapa pesan moral tentang kehidupan. Salah satunya, janganlah kita terlalu mengatur hidup orang lain. Karena setiap orang memiliki mimpi dan tujuannya sendiri, dan dibutuhkan kerja keras dan ketekunan untuk menggapai yang diinginkannya. Pesan moral jangan terlalu mengatur hidup orang lain, berikanlah kebebasan kepada orang lain untuk memilih jalan hidupnya. Pesan moral tersebut sangat memiliki dampak yang besar dalam film ini, karena hal tersebut bisa berdampak pada mental seseorang tanpa disadari. TUJUAN Dalam sebuah film terdapat pesan serta nilai-nilai yang in

Hasil Analisis Jurnal Semiotika Ferdinand De Saussure

Gambar
  Objek desain: video klip Guns N Roses - Don't Cry Lagu ini bercerita tentang kisah cinta segitiga antara Axl Rose and Izzy yang jatuh cinta pada wanita yang sama. Namun, wanita ini tak memilih keduanya dan Axl pun sedih merenung. Di saat sedih dan sedang duduk, lalu wanita itu mendatanginya dan bilang “Don’t cry”. Di malam berikutnya, Axl dan Izzy menulis lagu ini hanya dalam 5 menit. Setelah maknai liriknya, lagu Don't Cry berkisah tentang wanita yang terpaksa meninggalkan pria yang dia cintai, yaitu Axl (vokalis GNR) dan Izzy (mantan gitaris GNR). Lagu itu ditulis seolah dari kacamata wanita tersebut. Secara sederhana, wanita tersebut berpandangan bahwa tak mungkin ia mencintai dua orang pria tersebut dan terjebak dalam cinta segitiga. Dalam lagu tersebut, wanita ini berkomitmen untuk meninggalkan mereka berdua agar tidak menyakiti perasaan Axl dan Izzy.

Hasil Analisis Inovasi bentuk figur Kayon wayang kulit purwa gaya Surakarta

Dari video tersebut dapat disimpulkan yaitu: Membahas tentang kesenian wayang kulit, kesenian wayang kulit tidak hanya memiliki nilai adil pada aspek pertunjukan dan sastra, tapi pada aspek bentuknya. Nilai filosofis bentuk ikon wayang kulit purwo Surakarta.  Nilai filosofis figur kayon berada pada simbol lintas unsur-unsur pembentuknya yang ditemukan pada setiap figur kayon meski memiliki ragam betuk dari hasil inovasi.  Nilai filosofis bentuk Kayon ada bermacam macam yaitu : (Makromos, Mikromos, Metakromos) yang tentunya nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat terhadap kehidupan manusia pada saat ini. Teori yang terlihat merupakan bagaimana inovasi bentuk Kayon dalam wayang kulit purwa gaya Surakarta. Hal tersebut telah dijelaskan secara rinci melalui kajian yang dilakukan. Pada makna dari wayang Kayon berubah-ubah yang dipengaruhi oleh pengalaman dan pengetahuan. Sedangkan promovendus memiliki makna tersendiri dari bentuk wayang Kayon agar makna nya tetap dan tidak berubah. Deng

Tugas 1 Semiotika pada objek yang ada disekitar kita

Gambar
Tugas 1: Semiotika pada Objek yang Ada di Sekitar Kita (Gambar Jam Tangan Alexandre Christie ) Objek yang akan saya gunakan kali ini adalah jam tangan. Seperti yang kita ketahui bahwa fungsi jam tangan hanya sebagai petunjuk waktu, akan tetapi jam ini sangat berharga untuk saya, karena jam ini pemberian dari papa saya agar saya semakin rajin menjalani kuliah. Sebelum jam ini diberikan kepada saya, saya biasa menggunakan jam tangan lain untuk dipakai dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, namun jam itu rusak karna terbentur karang. Selang beberapa waktu, selepas pulang kerja papa masuk ke kamar saya sambil berkata "Jam papa baru dong, keren gak?" dengan maksud meledek karna jam yang biasa saya gunakan sudah rusak. Malam sudah berlalu dan pagi pun datang, ketika saya bangun tidur tiba-tiba saja ada jam ini di meja kamar saya, saya langsung bertanya ke papa "pa, ko jam ini dikamar aku?" padahal sebelum tidur jam itu tidak ada di meja kamar, papa menjawab "coba k